Diagnostic Kit for Schistosoma japonicum (SJ) DNA

Diagnostic Kit for Schistosoma japonicum (SJ) DNA

 

Apa itu Diagnostic Kit for Schistosoma japonicum (SJ) DNA – Viuick?

Diagnostic Kit for Schistosoma japonicum (SJ) DNA – Viuick adalah perangkat diagnostik berbasis deteksi DNA molekuler yang dirancang untuk mengidentifikasi keberadaan parasit Schistosoma japonicum secara cepat, sensitif, dan spesifik.

Parasit ini merupakan penyebab penyakit skistosomiasis, yang umumnya ditemukan pada area endemik seperti wilayah Asia. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penyebaran dan memastikan penanganan medis yang efektif.

Dengan teknologi PCR atau isothermal amplification, kit ini mampu mendeteksi DNA parasit bahkan dalam konsentrasi yang sangat rendah.

 

Mengapa Deteksi Schistosoma japonicum Penting?

Skistosomiasis dapat memicu:

  • Gangguan hati dan limpa
  • Penurunan imunitas
  • Infeksi kronis pada jaringan tubuh
  • Risiko penularan pada lingkungan berair

Deteksi cepat menggunakan kit ini membantu meminimalkan risiko kesehatan dan mendukung program monitoring penyakit di area endemik.

 

Keunggulan Diagnostic Kit SJ DNA – Viuick

  1. Akurasi Tinggi

Kit ini menggunakan primer yang menargetkan sekuens DNA spesifik Schistosoma japonicum, sehingga risiko false positive sangat rendah.

  1. Sensitivitas Luar Biasa

Mampu mendeteksi DNA parasit pada tahap awal infeksi atau pada sampel dengan jumlah parasit sangat sedikit.

  1. Hasil Cepat

Proses analisis dapat selesai dalam 45–90 menit, tergantung platform PCR atau LAMP.

  1. Prosedur Mudah

Reagen siap pakai, protokol sederhana, dan cocok untuk laboratorium klinik, penelitian, maupun laboratorium lapangan.

  1. Stabilitas & Kualitas Terjamin

Formulasi Viuick dirancang untuk stabilitas tinggi sehingga kit tetap akurat selama distribusi dan penyimpanan.

 

Cara Kerja Diagnostic Kit for SJ DNA – Viuick

  1. Pengumpulan Sampel

Sumber sampel dapat berupa:

  • Serum
  • Plasma
  • Feses
  • Air atau sedimen (untuk monitoring lingkungan)
  1. Ekstraksi DNA

Isolasi DNA parasit dari sampel dilakukan menggunakan mini extraction kit atau metode lisis cepat.

  1. Amplifikasi DNA

Menggunakan:

  • PCR konvensional
  • Real-time PCR (qPCR)
  • Isothermal amplification (misalnya LAMP)

Teknologi ini memperbanyak fragmen DNA Schistosoma japonicum sehingga mudah diidentifikasi.

  1. Pembacaan Hasil

Deteksi dapat dilakukan dengan:

  • Fluoresensi
  • Ct value pada qPCR
  • Visual colorimetric perubahan warna
  1. Interpretasi

Jika DNA target terdeteksi → hasil positif.

 

Aplikasi Diagnostic Kit for SJ DNA – Viuick

  1. Laboratorium Klinik

Deteksi dini infeksi Schistosoma japonicum untuk diagnosis pasien.

  1. Laboratorium Riset & Parasitologi

Mempelajari penyebaran, patologi, dan respon imun terhadap parasit.

  1. Monitoring Lingkungan

Digunakan untuk mendeteksi larva/parasit pada air di wilayah endemik, mendukung program pencegahan pemerintah.

  1. Rumah Sakit & Fasilitas Medis

Sebagai alat pendukung diagnostik cepat untuk pasien yang dicurigai terinfeksi.

  1. Program Kesehatan Masyarakat

Kit ini dapat membantu memantau pola penyebaran penyakit secara populasi.

 

Cara Penyimpanan

  • Simpan pada suhu –20°C
  • Hindari paparan cahaya langsung
  • Jangan melakukan freeze–thaw berulang
  • Gunakan reagen dalam keadaan kering dan tertutup rapat

 

Kesimpulan

Diagnostic Kit for Schistosoma japonicum (SJ) DNA – Viuick adalah alat diagnostik molekuler modern yang menawarkan deteksi cepat, akurat, dan sensitif terhadap parasit penyebab skistosomiasis. Dengan teknologi PCR/LAMP, kit ini sangat ideal untuk keperluan klinis, penelitian, dan program kesehatan masyarakat di wilayah endemik. Keunggulannya yang meliputi kecepatan, spesifisitas tinggi, dan kemudahan penggunaan menjadikan produk ini sebagai solusi unggulan dalam pengendalian dan diagnostik penyakit parasit.